Aku tau aku bukan orang yang terpenting dalam
hidupmu, dan aku juga tidak berharap menjadi orang terpenting dalam hidupmu, aku sadar
,menjadi kekasihmu bukan berarti aku menjadi prioritas utamamu, tapi tidak
bisakah aku jadi orang yang setidaknya kau ingat namanya dalam tiap rapalan
do’amu? Atau terlalu berlebihankah jika kau menjadi penjaga hati juga
kesehatanku?
Kadang aku merasa kau tak benar-benar
menyukaiku karena sikap cuekmu itu terhadapku yang kau bilang adalah kekasihmu,
ataukah aku saja yang berlebihan dan terlalu percaya diri menganggap rasa suka
mu itu juga adalah rasa cinta?
Aku lelah dengan sikap cuekmu yang seakan tak
peduli padaku. atau kau memang tak peduli denganku? Harus aku perlakukan seperti apalagi
kau? Ku telah mencoba mencurahkan segala perhatian yang ku punya agar kau juga peka dan sadar bahwa aku juga
ingin kau perhatikan seperti caraku memperhatikanmu,
Sederhana saja, cukup kau tanyakan apakah hari
ini aku sudah makan?
Aku lelah jika merindukanmu sendirian aku
lelah kalau harus memperjuangkan ini sendirian..
Mengertilah aku merindukanmu,,,
Cepat pulang syang, aku merindukanmu walau
Cuma menatapmu
Note : Ditulis pada 04
Januari 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar