Untukmu yang entah mengabaikanku atau memang itu sifatmu
Awalnya aku tak yakin dengan hubungan
kita,,aku merasa begitu banyak hal yang tak mungkin meski kita
memperjuangkannya namun atas keyainanmu aku mencoba untuk bersamamu,
Tapi yang sejak awal aku khawatirkan benar,
kau tak benar-benar bisa nyata ku genggam meski sosokmu nyata dihadapanku. Aku
tak benar-benar merasa menjadi pilihanmu, apakah aku hanya pilihan keduamu
ketika kau merasa bosan?
Aku tak minta barang-barang mewah aku tak
minta kau belikan sesuatu, aku Cuma ingin kau peka, ingin kau perhatikan lebih
layaknya seorang pria terhadap kekasihnya.
Kau tanyai sudahkah aku sarapan,makan siang
atau makan malam?
Aku ingin kau tanyai seperti itu, terlalu
kekanakan memang, tapi,aku ingin kau marah saat aku tak mau mkan, kau marah
saat aku mengeluh lelah aku ingin kau lebih perhatian terhadapku agar aku
merasa kau benar-benar nyata menyayangiku.
Berlebihankah aku? Berlebihankah permintaanku
ini?
Seperti saat ini. Aku tau kau sibuk dengan
skripsimu, tapi tidak bisakah kau luangkan semenit saja waktumu untuk
mengatakan good night sayang, atau cukup dengan jangan lupa makan sayang..
Ah,, sudahlah semakin aku melanjutkan tulisan
ini akan semakin banyak air mata yang keluar untukmu yang mungkin hanya ingin
bermain-main denganku.
note : ditulis pada 03 Januari 2014.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar